Buat yang sekampus sama gw dan kenal sama yang namanya Rustiyono (ketua kelas di 3B (eh, gw dulu 3B apa 3D ya? Lupa! :p)), Elang Gumilang ini sahabatnya banget waktu SMA…

Bahkan Elang pernah bilang ke gw, “Yono itu lebih ‘ga kenal malu’ kalo jualan! Gw masih ada malu-malunya!”

Walopun, Elang berakhir jadi Pengusaha dan Yono berakhir jadi karyawan (terakhir kontekan 2 atau 3 tahun lalu!)

Yang kenal Yono, pasti tau kalo ini anak Syariah alias rohis banget! Ya 11-12 sama si Elang!

Terakhir denger cerita Elang itu, waktu doi masih berhutang ke Bank Konvensional sih!

Tambah sukses aja Beliau!

Mungkin gw kudu ikut caranya, rajin solat di mesjid!

*trus gw ke mesjid gegara hal duniawi? 😄😋✌

View on Path

Ini cerita tentang sejarah manusia, ilmiah tidaknya, ‘you decide!’..

Dahulu kala, manusia (homo erectus) yang hidup jutaan tahun lalu, menurunkan spesies (masih diperdebatkan validitasnya) homo sapiens! Manusia modern yang dikenal sekarang ini! (Ya kayak kamu! :p)

Manusia modern ini dipercaya menurunkan sub spesies Neanderthal (masih diperdebatkan) dan homo sapiens sapiens (satu-satunya spesies dan sub spesies yang menghuni bumi sampai sekarang!)

Disini cerita gw dimulai…

Banjir besar akibat mencairnya jaman es antara 10000 – 8000 SM (banjir besar ini fakta!) membumi hanguskan seluruh manusia (genus homo)!

(Menurut gw, homo sapiens-sapiens bukanlah keturunan atau sub-spesies dari homo sapiens)

Lalu tetiba Allah SWT berfirman,

“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.'” (QS 2:30)

Para Malaikat pun bertanya-tanya,

“Mereka berkata, ‘Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?'” (QS 2:30)

Allah SWT pun menjawab pertanyaan mereka,

“Tuhan berfirman, ‘Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kalian ketahui.'” (QS 2:30)

Bagaimana para Malaikat bisa tau tentang “masa depan”? Sedang diayat 31 dan 32, para Malaikat ditantang untuk menyebut nama-nama yang saat itu ada saja, mereka tidak tau? Dan mengakui “Maha Suci Engkau! Tidak ada yang kami ketahui selain yang Kau ajarkan kepada kami!”

Gw curiga, para Malaikat telah ribuan bahkan jutaan tahun melihat polah para manusia (baca: genus homo) sebelum khalifah terakhir ini..

Lalu Allah SWT menciptakan khalifah, seorang insan (baca: homo sapiens sapiens, menurut gw)

Di kolase foto yang kiri, para ilmuwan bertanya-tanya “bagaimana bisa homo sapiens (sapiens) bisa menjadi cantik (secara proporsi bentuk tubuh)?

Bulu-bulu lebat di badannya menghilang?

Penis yang lebih besar bagi ukuran tubuh dibanding spesies lain?

Payudara yang besar bagi wanita?

Vagina yang letaknya memampukan berhubungan seksual berhadap-hadapan lebih intim?

Bahkan, di kolase foto yang kanan, para ilmuwan bertanya-tanya, “bagaimana homo sapiens (sapiens) ini secara intelejensia dan ‘self-awareness’nya bisa berevolusi dibanding spesies lainnya?”

Allah SWT dalam QS 95:1-4, bersumpah Demi buah Tin, buah Zaitun, bukit Thursina (tempat Allah SWT berbicara dengan Musa AS), dan Kota (Mekkah) yang aman,

“Sesungguhnya Kami telah
menciptakan manusia (al-insan) dalam bentuk yang
sebaik-baiknya!”

Begitulah kisah bagaiman al-insan alias homo sapiens sapiens hadir tanpa ikut dalam proses evolusi manusia (genus homo) sebelumnya..

source kolase foto: http://www.bibliotecapleyades.net/ciencia/esp_ciencia_life03.htm

View on Path

Listening to Jai Ho! (You Are My Destiny) by A.R. Rahman, The Pussycat Dolls & Nicole Scherzinger

Jai ho means “may victory be yours”!

Kalo bahasa arabnya “hayya ‘ala al-falah” kali ya? :p

You are the reason that i breath! That i still believe! You are My Destiny!

Nothing can ever come between us!

You can save me! I need You now!

Listening to Jai Ho! (You Are My Destiny) by A.R. Rahman, The Pussycat Dolls & Nicole Scherzinger

Preview it on Path