Gw baru aja mikir kek gini beberapa hari lalu, tapi tentang hidayah…

Menurut gw, hidayah itu kayak lo ngantor di hari senin… iya… di hari senin…

Apa kita dengan segenap daya bangun dari peraduan menunggu sesuatu semacam inspirasi trus baru mandi?

Atau… “What? Udah jam 6!” trus buru-buru mandi…

Gw juga dulu berpikir kalo hidayah itu tentang menunggu semacam inspirasi…

Ternyata, hidayah itu tentang bertindak sekarang juga!

Jadi, bukan soal menunggu mendapat hidayah… Tapi belum mau melakukannya aja!

What’s in it for me?

Untung dan ruginya buat gw apa?

*pengen ngebahas tentang surga dan neraka related dengan otak primitif manusia menghindari sengsara dan mencari kesenangan…

*kenapa sih iming-iming surga identik dengan seksualitas (bidadari)

*karena Allah SWT Sang Maha Pencipta Maha Paham tentang manusia-manusia ciptaanNya termasuk isi kepala (baca: psikologi) nya

*insyaa Allah nanti-nanti aja…

View on Path

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s