#FezaSoliloquy Ini kenapa kamu dan aku harus sering melakukan perbuatan baik

Sebuah prolog…

Ceritanya, di umur yang baru ini, gw BERTEKAD untuk mengubah hidup gw kearah yang lebih baik lagi — ok ini tidak cukup spesifik! –, melakukan perbuatan yang harusnya bisa lebih bermakna — untuk diri gw pribadi — dan bisa juga lebih bermanfaat — untuk orang lain, lingkungan, bahkan makhluk hidup lainnya —

Boleh gw minta diaminkan? 😁

Dan hal pertama yang mendasar yang harus gw lakukan pertama kali adalah………

TIDUR CEPAT YANG BEREFEK BANGUN JUGA LEBIH CEPAT DARI BIASANYA!

Dan sebagai pengantar tidur, alih-alih bermain hape, gw memutuskan mengganti dengan membaca buku. — baiklah gw akui, tiba-tiba menulis postingan ini berarti gw sudah melanggar keputusan gw! Ya tapi gw khan tiba-tiba semacam mendapat wangsit, efek dari membaca yang akan sangat disayangkan kalo hilang pas bangun tidur besok khan? hestek BUKAN ALASAN —

Ok… Balik ke judul, gw sedang membaca buku karangannya CHARLES DUHIGG yaitu THE POWER OF HABIT. Di bab pertama bagian II yang bercerita tentang penelitian yang dilakukan di DEPARTEMEN SAINS OTAK DAN KOGNOTIF di MASSACHUSETTS INSTITUTS OF TECHNOLOGY dimana para ilmuwan disana sedang meneliti tikus dan hubungannya dengan GANGLIA BASAL, salah satu bagian didalam otak yang ternyata berfungsi untuk mengingat hal-hal yang dilakukan dan — dengan efektif dan efisiennya — mengubah hal-hal yang dilakukan tadi menjadi suatu KEBIASAAN jika dilakukan terus-menerus dan/atau berulang-ulang.

Ternyata, sesuai hukum alam semesta THE PRINCIPLE OF THE LEAST ACTION atau bahasa manusianya ASAS TINDAKAN TERKECIL, dimana alam semesta bergerak — secara relatif — dengan energi yang seminimal mungkin!

Dan ternyata, ini juga berlaku untuk otak kita. Otak kita — lagi-lagi dengan efektif dan efisiennya — menggunakan energi seminim mungkin dengan MENYIMPAN KEBIASAAN sehingga otak tidak lagi perlu beraktivitas yang membuat otak mengonsumsi energi berlebihan.

— DAN GW MENYADARI, GW JADI TIDAK EFEKTIF DAN EFISIEN DENGAN MENJELASKAN SEMUA HAL DIATAS 👆 😒 —

Dan yang terlintas di kepala gw, segera setelah membaca bagian ini adalah…..

Ganglia basal yang mengubah hal-hal yang kita lakukan dan menyimpannya dalam bentuk KEBIASAAN, menjadi pedang bermata dua.

Kalau kita terus menerus melakukan perbuatan yang buruk! maka (otak) kita sendiri yang akan membuat kita SECARA OTOMATIS terus melakukan perbuatan yang buruk.

Sebaliknya!

Jika kita terus melakukan perbuatan yang baik, maka SECARA OTOMATIS pula kita melakukan perbuatan baik.

Selamat melakukan perbuatan baik!

Iklan